DPRD Provinsi KaltengKaltengPalangka Raya

Warga Desa Damparan di Barsel Harapkan Listrik Menyala 24 Jam

Palangka Raya – Jaringan listrik PLN atau dari pemerintah hingga sampai saat ini pembangunannya masih tidak merata. Hal itu terlihat dengan masih banyaknya wilayah terutama pedesaan yang belum menikmati jaringan listrik 24 jam.

Seperti salah satunya di Desa Damparan, Kecamatan Dusun Hilir di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) listrik belum menyala 24 jam dan adanya listrik pun bukan dari jaringan PLN tapi secara mandiri dengan mengandalkan genset yang pastinya waktu menyala terbatas.

“Tidak adanya jaringan listrik dari PLN, masyarakat pun mengharapkan adanya listrik PLN yang bisa menyala 24 jam untuk mendukung aktivitas di desa itu,” kata Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid, Minggu(29/01/23) melalui pesan Whatsapp.

Rasyid mengungkapkan, harapan masyarakat tersebut disampaikan kepada pihaknya ketika melaksanan reses beberapa waktu lalu di wilayah setempat. Listrik menyala 24 jam sangat dibutuhkan untuk mendukung perekonomian masyarakat.

“Banyak usaha masyarakat yang bergantung dengan listrik. Listrik dapat dipenuhi hanya mengandalkan mesin genset, dari segi bahan bakar juga tergolong mahal hingga menyulitkan masyarakat. Jadi, besar harapan mereka pemerintah dapat merealisasi aspirasi itu,” Ucapnya.

Selain itu, mengingat tidak hanya di Desa Damparan saja yang belum menikmati jaringan listrik PLN tapi juga daerah pedesaan lainnya di Kalteng, Rasyid pun mendorong pemerintah agar dapat segera melakukan percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah provinsi ini.

“Pemerintah kita minta jangan hanya memperhatikan jaringan listrik di wilayah pulau Jawa saja, tapi juga Kalteng. Karena disini masih banyak pedesaan yang belum menikmati jaringan listrik. Harapan kami ini bisa menjadi perhatian baik pemerintah pusat maupun daerah, pungkasnya.(fan/Wartakalteng).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *