KaltengPalangka RayaPolda Kalteng

Sopir Travel Alih Profesi Berjualan Kopi Keliling di Kawasan Taman Yos Sudarso Palangkaraya.

Palangkaraya – Hebat dan luar biasa. Meski baru hampir 1 tahun berjualan kopi keliling pria berambut gondrong bernama Hendra (29), sudah bisa menghasilkan omset sekitar Rp300 ribu setiap hari nya.

Dengan menggunakan mobil, Hendra yang berprofesi sebagai pemain biola ini, setiap harinya berkeliling menjual kopi (sachet) kemasan dengan cita rasa berbeda-beda. Menggunakan peralatan terbilang masih sederhana.

Tak hanya kopi, minuman sachetan panas maupun dingin, yang dijual bermacam-macam dan menjual Mie rebusan, Harganya pun bervariatif mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.

Saat ditanya alasannya menjual kopi keliling, Hendra mengatakan, karena di kawasan Kota Palangkaraya sudah banyak yang menjual kopi di warung-warung.

Gondrong, pria asal Kota Pangkalanbun, Kabupaten Kotawaringin, Kalimantan Tengah ini, setiap harinya berkeliling dan mulai beroperasi pukul 07.00 hingga 02.00 WIB dini hari, disekitaran Taman Yos Sudaro, Kota Cantik Palangkaraya.

Mulanya, ia bekerja di sebagai supir travel. Namun, pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia membuat sepi penumpang. Hendra pun lantas memilih berjualan kopi keliling.

“Saya langsung kepikiran jualan kopi keliling waktu itu, modal enggak gede, enggak mikir sewa tempat, enggak ada bosnya juga, jadi bebas,” ucap dia, Rabu 15 Februari 2023 malam.

Menggunakan gelas plastik, lalu menuangkan bubuk kopi kemasan dan air panas ke gelas itu. Tak sampai dua menit, kopi itu sudah dia berikan ke pemesan.

Dengan pekerjaan tersebut, gondrong mampu menyisihkan jutaan rupiah setiap bulannya. berharap, ke depan usaha kopi kelilingnya bisa tambah laris lagi. (RZal/wartakalteng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *