Palangka Raya – Kejadian Tadi Pagi Sangat miris di dunia jurnalis, dimana diduga ada penolakan peliputan disalah satu kegiatan di salah satu instansi besar di Kalimantan Tengah.
Hal ini membuat Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah Yohannes Freddy Ering angkat bicara, dirinya menyesalkan atas kejadian tersebut kenapa harus di larang atau pun dibatasi,” saya sangat menyesalkan, itu kan acaranya ceremonial yaitu peresmian dan pengukuhan, apa kepentingannya melarang/ membatasi kerja jurnalis/ pers,”ujarnya ketika dihubungi melalui aplikasi pesan singkat kamis 13/7/23.
” Apalagi sampai dengan diwarnai tindakan kekerasan dengan mengusir mengeluarkan dari rungan acara. Sekali lagi itu acara ceremonial yang harusnya terbuka untuk peliputan, sehingga sangat aneh kalau ada pembatasan. Lain halnya kalau itu rapat yg teknis dan spesifik,” tegas Freddy.
Dirinya Berharap kejadian ini bisa segera di klarifikasi agar kejadian ini tidak terulang lagi. “Kejadian itu tidak bisa dibiarkan begitu saja, setidaknya PWI sebagai lembaga profesi atau lembaga pers sejenis wajib mengklarifikasi, ini sebagai pelajaran jangan sampai dikemudian hari terjadi lagi,” tutupnya. (wartakalteng)










