KaltengLamandauOpini PublikPalangka Raya

Fordayak Kalteng Desak Park Zhou Minta Maaf Langsung atas Unggahan Kontroversial

Palangka Raya – Kisruh di media sosial Facebook dan aplikasi pesan singkat WhatsApp yang melibatkan akun Park Zhou (Muslim) terkait unggahan kontroversialnya kini menjadi perhatian serius. Unggahan tersebut dianggap menyinggung beberapa organisasi masyarakat (ormas) Dayak, sehingga memicu reaksi keras.

Ketua DPW Fordayak Kalteng, Theo Lambung, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kasus ini. Ia menegaskan bahwa Park Zhou harus meminta maaf secara langsung kepada ormas-ormas Dayak yang telah tersinggung, bukan hanya melalui tulisan di media sosial.

“Saya mewakili Fordayak Kalteng dan teman-teman ormas di Kalteng meminta saudara Muslim untuk meminta maaf langsung kepada ormas-ormas yang dia singgung dengan postingan di media sosial,” ujar Theo dengan tegas pada Sabtu, 1/6/24.

“apabila tidak ada niat baik dari saudara muslim maka akan di bawa ke dalam ranah hukum positif dengan melaporkan ke polda, ” Tegasnya.

Theo juga mengingatkan bahwa Kalimantan Tengah adalah provinsi yang menjunjung tinggi kedamaian. Ia mengimbau agar tidak ada pihak yang menciptakan opini negatif yang dapat mempengaruhi masyarakat dan mengganggu situasi kondusif di wilayah tersebut.

Sebagai informasi, pada Selasa, 28 Mei 2024, beberapa ormas Dayak seperti TBBR, FORDAYAK, PRAJAH MOTANDI, dan PERPEDAYAK telah menyampaikan pernyataan sikap terkait masalah ini kepada Park Zhou. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Polres Lamandau yang dinilai sigap dan cepat dalam menangani kasus ini.

Fordayak dan ormas lainnya berharap permintaan maaf secara langsung dari Park Zhou dapat meredakan ketegangan dan menjaga harmoni di masyarakat.(wartakalteng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *