KaltengOpini Publik

Kemenag Imbau Jemaah Haji Kalteng Jaga Ritme Ibadah Demi Kesehatan

Palangka Raya – Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau jemaah haji asal Kalimantan Tengah untuk menjaga ritme ibadah setibanya di Makkah, menjelang puncak haji. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, H Noor Fahmi, menekankan pentingnya memperbanyak manasik haji dan menghindari kegiatan ibadah yang berlebihan guna mencapai haji mabrur.

“Kami mengimbau kepada jemaah haji Kalimantan Tengah untuk menjaga ritme ibadah dan tidak memaksakan diri melaksanakan umrah sunnah secara berlebihan sebelum puncak haji,” kata Fahmi di Palangka Raya, Ahad (2/6/24).

Kemenag menerima laporan bahwa beberapa jemaah melaksanakan umrah sunnah setiap hari dan melakukan aktivitas di Masjidil Haram hingga larut malam. Fahmi mengingatkan bahwa kondisi ini dapat menurunkan stamina dan kesehatan jemaah, terutama mengingat suhu di Masjidil Haram pada siang hari mencapai 41 hingga 43 derajat Celsius.

Ia menyarankan jemaah untuk memanfaatkan waktu dengan mengikuti bimbingan manasik haji di hotel pemondokan, mengingat puncak haji masih sekitar dua hingga tiga minggu lagi.

Imbauan ini juga disampaikan melalui petugas kloter, ketua rombongan, dan ketua regu pada kloter jemaah haji Kalteng. Keluarga jemaah di rumah juga diminta mengingatkan anggota keluarga yang sedang berhaji, terutama yang berisiko tinggi, untuk tidak memaksakan diri melaksanakan umrah sunnah secara berlebihan.

“Ingatkan jemaah bahwa tujuan utama mereka adalah melaksanakan ibadah haji, dan puncak haji adalah wukuf di Arafah,” terang Noor Fahmi. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan jemaah, agar dapat melaksanakan wukuf di Padang Arafah dalam kondisi prima dan sempurna.

Jumlah jemaah haji reguler Kalimantan Tengah tahun ini sebanyak 1.688 orang, terbagi dalam enam kloter. Mereka diberangkatkan dari Bandara Syamsudin Noor Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada tanggal 15-22 Mei 2024.(wartakalteng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *