KaltengPalangka RayaPemprov Kalteng

Peningkatan Kualitas IKM melalui Bimbingan Teknis Desain dan Menjahit Pakaian Batik Khas Kalteng

Palangka Raya – Dalam upaya mengembangkan produk non komoditi One Village One Product (OVOP) dan meningkatkan kualitas sumber daya industri kecil dan menengah (IKM), Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Desain dan Menjahit Pakaian Batik Khas Kalimantan Tengah. Acara ini berlangsung di Hotel Best Western Batang Garing, Palangka Raya, pada Selasa (2/7/24).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menjahit peserta dan mengajarkan mereka cara menciptakan desain produk fashion yang menarik dan fungsional sesuai dengan tren, sehingga mampu bersaing di pasar fashion batik khas Kalimantan Tengah.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Syahrani, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutan tertulis Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Syahrani menyatakan bahwa dalam perancangan busana, selain desain yang indah dan memberikan nilai estetis serta kepuasan, kenyamanan konsumen juga harus menjadi prioritas.

“Tren produk fashion sulit diperkirakan dan bergerak sangat cepat. Hal ini menuntut kreativitas dan inovasi yang tinggi dalam merancang produk busana, terutama dalam mengikuti, meramalkan, dan menciptakan tren fashion,” ujarnya.

Syahrani juga mengimbau seluruh peserta yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk segera mendaftarkan Perizinan Berusaha melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dan melakukan registrasi melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).

Dengan memiliki akun SIINas, perkembangan usaha IKM dapat dipantau oleh Kementerian Perindustrian RI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bahan pembinaan di masa depan.

Dalam kesempatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah juga menyalurkan bantuan sembako dari Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran kepada peserta kegiatan bimbingan teknis, yang diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah.

Narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis ini adalah Suranti dan Sunarsih dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mandiri Palangka Raya. Materi yang disampaikan meliputi teknik desain dan teknik membuat pola, diikuti dengan praktik menjahit baju berbahan dasar batik khas Kalteng yang akan berlangsung selama empat hari di LPK Mandiri, Jalan Anggrek I No. 18, Palangka Raya.(wk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *