PALANGKA RAYA – Detik-detik jelang penutupan pendaftaran tahap pertama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah semakin terasa. Hingga Kamis (9/4/2026) siang, sebanyak 5.262 atlet telah terdaftar dalam sistem, namun masih ada ribuan yang berpacu dengan waktu untuk merampungkan administrasi.
Data tersebut terungkap dalam rapat koordinasi internal yang melibatkan Pengurus KONI Kalteng, tim IT SEGA Porprov, serta sekretariat. Dari total atlet yang masuk, sebanyak 4.118 telah dinyatakan lengkap, sementara 1.144 lainnya masih dalam proses melengkapi berkas.
Kepala Bidang Sekretariat KONI Kalteng, Qudit Maseh, menyebut tim IT terus melakukan evaluasi dan pembaruan data secara berkala. Hal ini penting agar seluruh proses pendataan dapat dipastikan valid sebelum dilaporkan ke pengurus.
Di sisi lain, Wakil Bendahara KONI Kalteng, Rio Kriswana, mengingatkan kabupaten/kota agar tidak lengah. Ia menilai masih ada sejumlah cabang olahraga (cabor) yang belum terisi, sehingga perlu percepatan koordinasi di daerah.
“Masih ada kolom cabor yang kosong. Ini harus segera diisi agar seluruh potensi atlet bisa terakomodasi,” ujarnya.
Rio juga mengapresiasi kerja keras daerah dan pengurus cabor yang terus bergerak menyiapkan atlet menghadapi Porprov dalam beberapa bulan ke depan. Menurutnya, momentum satu hari tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Prestasi, M. Rasad Samuel, menyoroti aspek perlindungan atlet. Ia mengimbau agar seluruh atlet yang akan bertanding mendapatkan jaminan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, perlindungan tersebut penting untuk menjamin keamanan atlet selama menjalani latihan, pemusatan latihan (TC), hingga pelaksanaan Porprov.
Dengan waktu yang kian sempit, seluruh daerah kini dituntut bergerak cepat. Bukan hanya soal jumlah atlet, tetapi juga kesiapan administrasi dan perlindungan yang menjadi bagian penting menuju suksesnya gelaran Porprov Kalteng.