PALANGKA RAYA – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah kembali memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah dengan menerjunkan 20 personel melalui jalur Sungai Sebangau, Sejak Jumat (11/9/2026). Kawasan Tahura ini berada di wilayah Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau.
Tim bergerak menggunakan transportasi air dari Dermaga Kereng Bangkirai menuju kawasan Bangah, salah satu titik rawan kebakaran di bentang alam gambut Sebangau. Personel yang diterjunkan terdiri dari ASN Dishut Kalteng, Damkar Dishut, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) binaan Tahura.
Pengerahan ini merupakan tahap kedua operasi pemadaman. Sebelumnya, Dishut telah mengirim satu regu Damkar bersama ASN sebanyak 10 personel melalui jalur darat menuju Desa Paduran Sebangau untuk melakukan pembasahan dan pengendalian api.
Dengan tambahan tersebut, total 30 personel kini disiagakan di Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah. Seluruh tim dilengkapi sarana dan prasarana pemadaman, termasuk mesin pompa, selang, serta peralatan pendukung operasi di lahan gambut.
Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, mengatakan strategi penanganan dilakukan dari dua akses sekaligus agar titik api dapat dijangkau lebih cepat.
“Kami membagi kekuatan melalui jalur darat dan jalur air karena karakteristik kawasan Tahura Sebangau didominasi lahan gambut dan akses sungai. Prioritas kami adalah mempercepat pembasahan agar api tidak meluas,” ujarnya.

Agustan menambahkan, seluruh personel akan terus berkoordinasi dengan Satgas Karhutla dan melakukan patroli serta pemantauan di kawasan Tahura hingga kondisi benar-benar terkendali.
Operasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga kawasan konservasi Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah dari dampak karhutla yang meningkat selama musim kemarau.(Red)