PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai mematangkan penyusunan Rencana Induk KSPEAN sebagai bagian dari upaya memperkuat arah perencanaan pembangunan daerah.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan dan diskusi yang dipimpin Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Syahfiri, S.E., di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng, Rabu (15/7/2026).
Pertemuan tidak hanya menjadi ruang pembahasan administratif, tetapi juga menjadi forum untuk menyatukan pemikiran dan melihat kebutuhan pembangunan Kalteng secara lebih menyeluruh. Penyusunan rencana induk diharapkan dapat menjadi pijakan dalam menentukan langkah dan kebijakan yang lebih terarah ke depan.
Dalam diskusi tersebut, Syahfiri didampingi Sekretaris Bapperida Maulana Akbar, S.Sos., M.A.P., Kepala Bidang Perekonomian SDA dan Kerja Sama Drs. Yoyo, M.Si., serta Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Dr. Chandra Fuji Asmara, S.T., M.Eng.
Keterlibatan sejumlah bidang tersebut menunjukkan bahwa penyusunan Rencana Induk KSPEAN membutuhkan pendekatan lintas sektor. Aspek perekonomian, sumber daya alam, pemerintahan hingga pembangunan manusia perlu ditempatkan dalam satu kerangka perencanaan agar kebijakan yang dihasilkan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Melalui pembahasan ini, Bapperida Kalteng berupaya memastikan rencana induk yang disusun tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi dapat menjadi acuan dalam mendorong pembangunan yang lebih terintegrasi dan menjawab kebutuhan daerah.
Dengan perencanaan yang lebih matang, arah pembangunan Kalimantan Tengah diharapkan semakin terukur, memiliki prioritas yang jelas, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.