Karhutla dan Program Strategis Nasional Jadi Fokus, Bapperida Kalteng Matangkan Langkah Lanjutan

PALANGKA RAYA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta keberlanjutan Program Strategis Nasional (ProSN) menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Dua agenda tersebut dibahas dalam rapat tindak lanjut yang digelar Bapperida Kalteng, Senin (24/8/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah dan dipimpin langsung Kepala Bapperida Kalteng, Syahfiri, S.E. Pertemuan tersebut diikuti sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyamakan langkah dalam menindaklanjuti kedua agenda tersebut.

Syahfiri didampingi Sekretaris Bapperida Maulana Akbar, S.Sos., M.A.P., Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Fredy Darinton, S.T., M.A.P., Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Yohanna Endang S., S.T., M.T., serta jajaran staf teknis.

Pembahasan Karhutla menjadi perhatian penting mengingat persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menyangkut aspek lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, transportasi hingga kelangsungan pelayanan publik.

Karena itu, penanganannya membutuhkan koordinasi lintas sektor dan langkah yang terukur, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan hingga penanganan di lapangan. Rapat tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi tindak lanjut sekaligus memperkuat koordinasi antar-OPD.

Di sisi lain, pembahasan ProSN diarahkan agar pelaksanaannya di Kalimantan Tengah tetap terintegrasi dengan perencanaan pembangunan daerah. Sinkronisasi menjadi penting agar program strategis tidak berjalan terpisah, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat.

Pertemuan ini menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan di Kalteng tidak hanya berbicara mengenai target jangka panjang, tetapi juga harus mampu merespons persoalan yang sedang dihadapi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *