Dishut Kalteng Dorong Penghijauan Kembali: Akhir Kemarau Jadi Momentum Tanam Pohon

PALANGKA RAYA – Setelah berbulan-bulan menghadapi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), upaya memulihkan kawasan hijau di Kalimantan Tengah mulai digencarkan. Salah satunya melalui aksi penanaman pohon yang digelar Polda Kalteng di Jalan Tjilik Riwut Km 23, Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Prioritas 100 Hari Kapolri melalui gerakan Green Policing. Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng turut memberikan dukungan terhadap gerakan penghijauan yang melibatkan berbagai pihak tersebut.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining, menilai penanaman dilakukan pada momentum yang cukup tepat. Memasuki masa peralihan dari kemarau menuju musim hujan, kondisi tanah dan cuaca mulai lebih mendukung untuk penanaman.

“Kami menyambut positif kegiatan penanaman bersama Bapak Kapolda Kalteng ini. Penanaman pohon akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sambil memasuki musim penghujan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi kekeringan dan karhutla yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi pelaksanaan penanaman. Jika dalam kondisi normal penanaman dapat dimulai sejak September atau awal Oktober, tahun ini pelaksanaannya harus menyesuaikan kondisi lapangan.

“Secara standar, penanaman biasanya sudah dilakukan sejak awal Oktober atau September. Namun karena sempat terjadi kekeringan dan karhutla, prosesnya sedikit bergeser. Saat ini sudah memasuki akhir kemarau, sehingga menjadi waktu yang dianjurkan untuk mulai menanam kembali,” jelasnya.

Bagi Dishut Kalteng, penanaman pohon bukan sekadar menambah tutupan hijau. Keberhasilan kegiatan juga sangat bergantung pada kondisi cuaca setelah bibit ditanam. Karena itu, keteraturan hujan menjadi salah satu faktor penting agar tanaman mampu bertahan dan berkembang.

Agustan berharap musim hujan segera datang secara lebih teratur sehingga bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan secara bertahap membantu memulihkan kondisi lingkungan yang terdampak kekeringan maupun karhutla.

“Kita berdoa semoga hujan segera turun secara teratur, sehingga bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh subur dan mengembalikan kelestarian lingkungan hutan kita,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *