IMG-20261101-WA0203

PALANGKA RAYA – Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih dirasakan masyarakat di Palangka Raya. Kondisi ini turut menggerakkan Paguyuban Wong Ngapak Kalimantan Tengah untuk turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak.

Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi situasi sulit di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Pengurus Paguyuban Wong Ngapak Kalteng, Suhu Suyatno, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sederhana yang diharapkan dapat membantu warga.

“Kami melihat kondisi masyarakat yang terdampak kabut asap. Apa yang bisa kami lakukan, kami lakukan. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi mudah-mudahan bisa sedikit membantu kebutuhan warga,” kata Suhu Suyatno, Minggu 1/11/26 bertempat di sekretariat Wong ngapak Kalteng kota Palangka Raya.

Menurutnya, kondisi kabut asap tidak hanya berkaitan dengan persoalan lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Karena itu, Paguyuban Wong Ngapak Kalteng memilih ikut mengambil bagian dengan menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga.

Suhu mengatakan kegiatan sosial seperti ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk saling membantu ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian bersama.

“Yang penting kita jangan hanya melihat dari jauh. Kalau ada warga yang membutuhkan dan kita mampu membantu, ya kita bergerak. Mudah-mudahan kepedulian seperti ini bisa terus dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan komunitas masyarakat dalam merespons dampak kabut asap di Palangka Raya, sekaligus memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap warga terdampak tidak hanya datang dari lembaga pemerintah, tetapi juga dari kelompok masyarakat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *