IMG-20250220-WA0048

PALANGKA RAYA – Ekonom Muda Kalimantan Tengah (Kalteng), Rio Kriswana, menilai iklim investasi di Kalimantan Tengah selama kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran berada dalam kondisi relatif stabil dan kondusif.

Penilaian tersebut didasarkan pada pengamatan langsung dunia usaha terhadap dinamika perekonomian daerah serta kebijakan yang diterapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Rio yang juga menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Jamkrida Kalteng menyebutkan, Pemprov Kalteng menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, meningkatkan konektivitas wilayah, serta memperkuat infrastruktur dasar sebagai penopang utama aktivitas ekonomi.

Selain itu, Pembina HIPMI Kalteng ini menilai semakin terbukanya ruang dialog antara pemerintah daerah dan pelaku usaha turut menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan inklusif.

“Dari perspektif pelaku usaha, kami melihat iklim investasi di Bumi Tambun Bungai relatif kondusif dan stabil. Pemerintah provinsi menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan daerah, meningkatkan konektivitas dan infrastruktur dasar, serta membuka ruang dialog yang lebih terbuka dengan pelaku usaha dan asosiasi bisnis,” ujarnya, Selasa (30/12/25) melalui aplikasi pesan singkat.

Menurut Rio, sejumlah langkah konkret mulai dirasakan oleh dunia usaha, di antaranya percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan akses wilayah, penguatan peran UMKM serta pelaku usaha lokal, hingga upaya penyederhanaan proses perizinan melalui sistem layanan terintegrasi.

Ia juga menyoroti pendekatan pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi dan keberlanjutan lingkungan. Pendekatan tersebut dinilai mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Rio mengungkapkan bahwa potensi investasi di Kalimantan Tengah masih sangat besar, mencakup sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan berkelanjutan, hingga ekonomi kreatif. Namun demikian, ia menekankan pentingnya penguatan kepastian regulasi, konsistensi kebijakan, serta pemerataan manfaat investasi hingga ke daerah-daerah.

Menurutnya, perubahan paling terasa sejak kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran adalah meningkatnya stabilitas serta keterbukaan komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha. Kondisi daerah yang relatif kondusif tersebut memberikan rasa aman bagi investor untuk menjalankan dan mengembangkan usahanya di Kalimantan Tengah.

“Bagi dunia usaha, kepastian arah kebijakan dan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga iklim investasi menjadi hal yang sangat penting, dan sejauh ini kami melihat komitmen ke arah tersebut sudah mulai terbentuk,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *