LAMANDAU – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memberikan peringatan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau agar lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga integritas dan profesionalitas ASN sebagai abdi negara di tengah derasnya arus informasi digital.
Bupati menekankan bahwa setiap aktivitas dan pernyataan ASN di berbagai platform digital, seperti Facebook, Instagram, maupun WhatsApp, tidak lepas dari sorotan publik. Oleh karena itu, ASN dituntut mampu menjadi contoh yang baik dalam berkomunikasi di ruang digital.
“Saya minta seluruh ASN di Kabupaten Lamandau untuk bijak dalam bermedia sosial. Jangan sampai jempol kita lebih cepat daripada pikiran. Apa yang kita unggah mencerminkan pribadi dan instansi tempat kita bekerja,” tegas Rizky Aditya Putra, Selasa (6/1/2026).
Selain etika berkomunikasi, Bupati yang akrab disapa Rizky Mahodenk ini juga menyoroti bahaya penyebaran berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian di media sosial.
Ia mengingatkan agar ASN tidak mudah membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi memecah belah persatuan dan kondusivitas daerah di Bumi Bahaum Bakuba.
“Saring sebelum sharing dan pastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya. Gunakan media sosial untuk menyosialisasikan program pemerintah serta menyebarkan hal-hal yang positif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rizky menegaskan bahwa perilaku ASN, termasuk di ruang digital, telah diatur dalam ketentuan disiplin pegawai. Jika ditemukan pelanggaran yang mencoreng nama baik instansi atau melanggar peraturan perundang-undangan, maka sanksi tegas akan diberlakukan sesuai aturan yang berlaku.
“Mari kita manfaatkan media sosial untuk hal-hal yang produktif dan edukatif. Jadilah penggerak kerukunan di tengah masyarakat, bukan sumber kegaduhan,” pungkasnya.