WhatsApp Image 2026-01-07 at 18.53.38

Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan arah pembangunan daerah pada tahun 2026 akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), layanan kesehatan, serta penyediaan fasilitas publik yang representatif.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kotim yang digelar di Stadion 29 November Sampit, Rabu (7/1).

Dalam kesempatan tersebut, Halikinnor menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Gubernur Kalteng yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Leonard S. Ampung, yang hadir sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kotim, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Gubernur Kalimantan Tengah, khususnya kepada Bapak Sekda Provinsi yang telah meluangkan waktu hadir dan menjadi inspektur upacara,” ujar Halikinnor.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas kolaborasi dan sinergi yang selama ini terjalin, sehingga kondisi daerah tetap aman dan kondusif, serta pembangunan dapat terus berjalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Kita tahu saat ini sedang menghadapi efisiensi anggaran. Namun dengan semangat Bumi Habaring Hurung, semua bergotong royong, berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing. Saya yakin Kotim akan semakin baik ke depannya,” katanya.

Halikinnor menjelaskan bahwa visi dan misi pembangunan daerah ke depan akan diselaraskan dengan program pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Menurutnya, sinergi lintas pemerintahan menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Program pemerintah pusat juga menjadi program pemerintah kabupaten. Di sisi lain, kita memiliki visi dan misi daerah, salah satunya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan layanan kesehatan. Bidang kesehatan menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Ia menegaskan seluruh program pembangunan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Program yang bersifat mendesak akan diprioritaskan, sementara yang belum mendesak akan ditunda. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) guna mendorong kemandirian fiskal.

Terkait prioritas pembangunan fisik tahun 2026, Halikinnor mengungkapkan rencana pembangunan gedung multiguna sekaligus sirkuit balap bagi generasi muda. Program tersebut dinilai mendesak sebagai solusi atas keterbatasan fasilitas kegiatan masyarakat dan olahraga di daerah.

“Kita memprogramkan pembangunan gedung multiguna sekaligus sirkuit balap untuk anak-anak muda. Selama ini kegiatan road race sempat dilaksanakan di taman kota, sementara upacara selalu menggunakan Stadion 29 November sehingga membutuhkan biaya perawatan lapangan yang tidak sedikit,” ungkapnya.

Ia memaparkan, pemerintah daerah berencana menyiapkan lahan seluas sekitar empat hektare untuk pembangunan gedung berkapasitas 5.000 hingga 7.000 orang. Lokasi pembangunan direncanakan berada di kawasan sekitar Bundaran Belanga, dengan akses masuk dan keluar yang terpisah agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Lokasinya sekitar 100 meter dari Bundaran Belanga. Nantinya akan dibuat dua akses jalan, sehingga kegiatan upacara, pameran, maupun olahraga bisa terpusat di sana dan tidak mengganggu kawasan lain,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, berharap Kabupaten Kotawaringin Timur ke depan semakin maju, berkah, dan sejahtera. Menurutnya, usia ke-73 menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi terhadap berbagai program pembangunan yang telah dijalankan.

“Kita berharap apa yang telah dilakukan di usia ke-73 ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang. Semoga di bawah kepemimpinan Bapak Halikinnor dan Ibu Irawati, Kotim semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *