PALANGKA RAYA – Kursi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Tengah kini kosong setelah Lohing Simon menyatakan mundur dari jabatan tersebut. Pengunduran diri itu tertuang dalam surat pernyataan tertanggal 5 Januari 2026.
Langkah Lohing Simon kemudian direspons cepat oleh DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah. Melalui Surat Nomor 16/IN/DPD-PDIP.62/1/2026, DPD menyatakan menerima pengunduran diri tersebut, sekaligus menetapkan bahwa keputusan itu berlaku sejak tanggal surat ditandatangani.
Di saat posisi ketua fraksi belum ditetapkan secara definitif, DPD PDIP Kalteng menunjuk Yohanes Freddy Ering untuk mengisi peran sebagai ketua sementara, agar agenda fraksi di DPRD tetap berjalan.
Yohanes Freddy Ering membenarkan penunjukan tersebut. Menurutnya, penetapan Ketua Fraksi PDIP secara permanen tetap menunggu keputusan resmi dari pusat.
“Karena SK fraksi itu dari DPP,” ujarnya usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Kalteng, Rabu (14/1/2026).
Meski mundur dari jabatan Ketua Fraksi, Lohing Simon dipastikan masih berstatus sebagai anggota DPRD Kalteng. Pengunduran dirinya hanya terkait posisi struktural di fraksi.
Di tengah pergantian tersebut, muncul pula kabar yang beredar di internal dan luar parlemen soal kemungkinan Lohing Simon bakal merapat ke Partai Gerindra. Namun Yohanes mengaku belum bisa memastikan kebenarannya.
“Saya baru dengar juga,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, Lohing Simon belum menyampaikan alasan mundur secara terbuka. Saat dihubungi melalui pesan singkat, ia hanya memberi jawaban singkat dan meminta waktu.
“Nanti ada saatnya saya menjelaskan ke media, sabar ya,” ucapnya.(red)