Gunung Mas – Peredaran narkoba di Kalimantan Tengah masih menjadi persoalan yang terus menghantui masyarakat. Di balik setiap pengungkapan kasus yang dilakukan aparat kepolisian, tersimpan cerita-cerita yang jarang terlihat di ruang publik keluarga yang kehilangan harapan, orang tua yang menanggung kecewa, hingga anak muda yang perlahan menjauh dari masa depannya.
Belakangan, aparat kepolisian di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah terus melakukan penindakan terhadap bandar maupun pengedar narkotika. Langkah tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat yang menilai perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) Kabupaten Gunung Mas, Nadi Kodun, S.Th., menilai persoalan narkoba bukan sekadar tindak kriminal, melainkan persoalan sosial yang dampaknya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.
Menurutnya, ketika seseorang terjerat narkoba, yang merasakan dampaknya bukan hanya pengguna itu sendiri, tetapi juga keluarga yang berada di sekitarnya.
“Yang rusak bukan hanya diri pengguna, tetapi juga keluarganya. Kadang ada orang tua yang diam-diam menanggung malu, ada keluarga yang kehilangan arah karena persoalan ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, langkah penindakan yang dilakukan aparat kepolisian penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba. Namun di sisi lain, upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, juga perlu diperkuat secara berkelanjutan.
Bagi Nadi, anak muda membutuhkan lingkungan yang sehat serta ruang untuk berkembang melalui kegiatan positif agar tidak mudah terpengaruh pergaulan maupun ajakan yang berisiko.
“Kadang anak muda hanya butuh tempat untuk didengar dan diarahkan. Karena itu semua pihak punya peran, bukan hanya aparat, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar,” katanya.
Ia berharap persoalan narkoba menjadi perhatian bersama, sebab dampaknya tidak hanya menghancurkan individu, tetapi juga perlahan mengganggu kehidupan sosial masyarakat secara luas.