IMG-20260220-WA0027

Palangka Raya – Langit Palangka Raya masih teduh ketika satu per satu pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah mulai berkumpul di halaman kantor pada Jumat 20/2/26. Sapu, pengki, dan alat kebersihan lain sudah tersusun rapi. Tanpa seremoni panjang, kegiatan korvei dimulai.

Rencana Aksi Korvei ini menjadi bagian dari pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aksi Bersih dan Lestari) di Kalimantan Tengah. Seluruh jajaran terlibat, mulai dari pejabat struktural, pejabat fungsional, hingga staf pelaksana. Mereka menyebar ke sejumlah titik, membersihkan halaman dan ruang perkantoran, menata ruang terbuka hijau, hingga mengangkat sampah yang menyumbat drainase di sekitar lingkungan kantor.

Tak hanya berfokus pada kebersihan fisik, kegiatan ini juga memperlihatkan pola kerja kolektif yang terkoordinasi. Area prioritas ditentukan sebelumnya, pembagian tugas dilakukan secara terstruktur, dan hasilnya dievaluasi sebagai bagian dari agenda rutin yang telah dijadwalkan. Korvei dilaksanakan bukan sebagai agenda insidental, melainkan sebagai kegiatan berkala yang masuk dalam rencana kerja internal.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah Joni Harta, menegaskan bahwa gerakan ini diposisikan sebagai langkah operasional, bukan simbolik.

“Gerakan Nasional Indonesia ASRI harus dimaknai sebagai komitmen bersama, bukan hanya slogan. Kami di DLH Provinsi Kalimantan Tengah berupaya memberikan contoh nyata melalui aksi korvei rutin dan terencana. Lingkungan yang bersih adalah fondasi pembangunan berkelanjutan. Kami mengajak seluruh instansi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, dimulai dari hal kecil di sekitar kita,” ujarnya.

Melalui Rencana Aksi Korvei, DLH Provinsi Kalimantan Tengah menempatkan kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tata kelola kerja sehari-hari. Lingkungan kantor yang tertata menjadi cerminan budaya kerja yang teratur, sekaligus ruang yang lebih nyaman bagi pegawai maupun masyarakat yang datang.

Dari halaman kantor hingga saluran air di sekitarnya, kegiatan ini menjadi potret bahwa upaya menjaga kebersihan tidak selalu dimulai dari program besar, melainkan dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Semangat Indonesia ASRI pun bergerak dari lingkup perkantoran, dengan harapan dapat menjalar lebih luas ke ruang-ruang publik di Kalimantan Tengah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *