WhatsApp Image 2026-02-13 at 09.58.00

Palangka Raya – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah membuka kegiatan Get Up Bajukung (Gelora Transformasi UMKM Potensial Bersama Menuju UMKM Unggulan) Tahun 2026 pada Rabu (11/2/2026). Program tahunan ini ditujukan untuk menjaring UMKM potensial baru yang akan diproyeksikan menjadi mitra atau binaan Bank Indonesia di wilayah Kalimantan Tengah.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widarnani, sebagai bentuk keterlibatan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor UMKM.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti program telah melalui proses kurasi. Ia menekankan pentingnya komitmen pelaku UMKM dalam mengikuti rangkaian pembinaan yang dijadwalkan berlangsung sepanjang 2026. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas usaha serta membuka akses terhadap pembiayaan dan pemasaran.

Kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bertema “Memahami Pembiayaan UMKM: Pilihan, Skema, dan Perlindungan” yang menghadirkan perwakilan Bank Kalteng, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bank Kalteng memaparkan skema pembiayaan konvensional yang tersedia bagi pelaku UMKM. BSI menjelaskan alternatif pembiayaan berbasis syariah dan program pembiayaan mikro. Sementara OJK menyampaikan informasi terkait kebijakan perlindungan konsumen serta literasi keuangan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam memanfaatkan layanan keuangan.

Selain paparan dari lembaga keuangan, peserta juga mendapatkan pengalaman dari UMKM binaan Bank Indonesia. Pemilik Dapur S’Best, Nindita Nareswari, menyampaikan pengalamannya dalam melengkapi legalitas usaha dan memperluas pemasaran ke ritel modern. Sementara Amelia Agustina dari Indang Apang Galeri memaparkan proses pembinaan serta peningkatan kualitas produk selama menjadi mitra binaan.

Kegiatan Get Up Bajukung 2026 menjadi bagian dari rangkaian program pembinaan UMKM yang difokuskan pada peningkatan kapasitas usaha, akses pembiayaan, serta penguatan jejaring pemasaran di Kalimantan Tengah.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *