PALANGKA RAYA — Suasana Bahalap Hotel, Palangka Raya, Selasa (17/3/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar buka puasa biasa, keluarga besar IKA SKMA Kalimantan Tengah menjadikannya ruang temu lintas angkatan tempat cerita lama dipertukarkan, dan kedekatan yang sempat renggang dirajut kembali. Canda, nostalgia, hingga obrolan serius soal masa depan organisasi mengalir alami sepanjang acara.
Ketua Pengda IKA SKMA Kalteng, Agustan Saining, menyebut momen ini lebih dari sekadar agenda Ramadan. Baginya, ini adalah energi kolektif yang memperlihatkan bahwa ikatan alumni masih hidup dan terus bergerak.
“Ini bukan hanya buka puasa bersama, tapi ruang untuk menyambung kembali rasa kebersamaan yang mungkin sempat terputus oleh waktu dan kesibukan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan sebagai kekuatan bersama.
“Kalau kita tetap solid, bukan tidak mungkin IKA SKMA Kalteng bisa memberi kontribusi nyata, bukan hanya untuk anggota, tapi juga untuk masyarakat luas,” tambahnya.
Agustan berharap kebersamaan seperti ini tidak berhenti di satu momentum saja, tetapi bisa menjadi pemantik untuk langkah-langkah yang lebih konkret ke depan.
“Harapan saya sederhana, silaturahmi ini jangan berhenti di sini. Harus ada tindak lanjut, ada gerakan yang bisa kita bangun bersama,” pungkasnya.
Bukber pun ditutup dengan suasana santai dan penuh keakraban tanpa formalitas berlebihan, namun meninggalkan kesan kuat, bahwa kebersamaan memang tak perlu dibuat rumit, cukup dipertemukan.(Red)