PALANGKA RAYA-Ketua Tim Pencegahan Densus 88 Antiteror Polda Kalimantan Tengah, Ganjar Satriyono, mengajak generasi muda untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, penguatan empat pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus menjadi landasan utama, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika.
“Empat pilar ini harus kita jaga bersama. Nilai-nilai kebangsaan tersebut menjadi fondasi dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,”ucapnya, Senin (19/1/2026).
Selain itu juga menekankan bahwa sikap dan perilaku positif tidak harus selalu ditunjukkan melalui media sosial. Sebagai contoh pengalamannya saat berkunjung ke Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau, yang menurutnya memiliki banyak pemuda dengan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya lokal.
“Saya melihat banyak pemuda yang tampil keren dengan mengembangkan kesenian tradisional. Itu luar biasa dan patut diapresiasi. Keren tidak selalu harus tampil di media sosial,”tambahnya.
Meski demikian, mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Pemanfaatan media digital, lanjutnya, harus tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku serta tidak bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
“Media sosial hendaknya digunakan untuk hal-hal yang positif, tidak melanggar aturan, dan tetap sejalan dengan semangat menjaga NKRI,”ungkapnya.(red)
Setuju, Bang Ganjar 👍 nilai-nilai kebangsaan harus dapat diterapkan sedini mungkin dan sesederhana mungkin pada masyarakat terutama generasi muda sebagai penerus bangsa dengan cara memberikan contoh tauladan para pemimpinnya sehingga generasi muda tidak hanya mampu berekspesi positif saja tapi juga menciptakan manfaat nyata untuk kemajuan dilingkungannya, jika setiap generasi muda mampu berkontribusi nyata pada masing masing lingkungannya maka NKRI akan JAYABAYA.🇮🇩