WhatsApp Image 2026-01-05 at 11.38.27

Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di kawasan permukiman. Sepanjang tahun 2025, sejumlah pekerjaan fisik berupa penanganan jalan lingkungan dan drainase berhasil diselesaikan di berbagai wilayah Kota Palangka Raya.

Berdasarkan data Disperkimtan Kota Palangka Raya, total penanganan jalan lingkungan sepanjang tahun 2025 mencapai 20.418 meter, sementara pembangunan dan peningkatan drainase lingkungan mencapai 1.895 meter. Seluruh pekerjaan tersebut terealisasi dengan capaian 100 persen dan tersebar di kawasan perumahan serta permukiman warga.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan bahwa pembangunan jalan dan drainase lingkungan merupakan bagian dari program prioritas pemerintah kota dalam rangka meningkatkan konektivitas, kenyamanan, serta kualitas lingkungan hidup masyarakat.

“Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang merata dan berkualitas. Jalan dan drainase lingkungan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara berkelanjutan,” ujar Fairid, Jumat (2/1/2026).

Sejumlah ruas jalan lingkungan yang telah ditangani antara lain Jalan Badak XVIII, Jalan Paus III, Jalan Damai Sejahtera, Jalan Antang II, Jalan Mataram, Jalan Runting Suling, Jalan Bukit Palangka VII, Jalan Jatayu Raya, Jalan Candra Buana, Jalan Aries VI, serta Jalan Hendrik Timang. Pekerjaan dilakukan dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik wilayah.

Selain jalan lingkungan, Pemko Palangka Raya juga fokus meningkatkan sistem drainase sebagai upaya mengurangi potensi genangan air dan meningkatkan daya dukung kawasan permukiman. Salah satu pekerjaan yang dilaksanakan yakni pembangunan box culvert di Jalan AMD, Kelurahan Petuk Katimpun, serta peningkatan drainase di sejumlah lokasi lainnya.

Fairid menambahkan, pembangunan infrastruktur lingkungan tidak hanya berdampak pada kelancaran mobilitas warga, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan tertata.

“Dengan sistem drainase yang baik dan jalan lingkungan yang layak, kualitas hidup masyarakat akan meningkat dan kawasan permukiman menjadi lebih nyaman,” katanya.

Di samping itu, Pemko Palangka Raya juga melaksanakan pembangunan serta lanjutan sejumlah sarana keagamaan di lingkungan masyarakat, di antaranya Masjid Kubah Kecubung, Mushola Lingkar Dalam, Langgar Nor Jannah Bereng Bengkel, GBI Gemuruh Kristus Marina Permai, serta Gereja Galilea, sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan sosial dan spiritual warga.

Fairid berharap, rampungnya berbagai pekerjaan fisik tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial di kawasan permukiman.

“Ke depan, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan dengan mengedepankan pemerataan serta kebutuhan riil masyarakat,” pungkasnya.(red)

👍

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *