WhatsApp Image 2026-01-04 at 19.25.23

Gunung Mas – Memasuki hari ketiga pencarian, seorang pemuda yang dilaporkan hanyut saat berenang di Sungai Kahayan, Desa Sepang Simin, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, masih belum ditemukan hingga Minggu (4/1).

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (2/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui bernama Johan Sandi Novaly (26), warga Tangerang, Provinsi Banten. Saat kejadian, korban berenang bersama tiga orang saudaranya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan.

Diduga tidak mampu berenang dengan baik, korban terseret arus sungai yang cukup deras hingga tenggelam. Salah satu saudara korban sempat memegang jari korban, namun karena kuatnya arus, pegangan tersebut terlepas dan korban hilang terbawa arus.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat, namun belum membuahkan hasil. Korban diketahui datang ke Desa Sepang untuk mengunjungi rumah saudaranya dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru.

Mendapatkan laporan kejadian tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palangkaraya, AA Ketut Alit Supartana, langsung mengerahkan satu tim SAR ke lokasi kejadian.

“Kami segera memberangkatkan satu tim rescue dilengkapi sarana rescue car, rubber boat, serta peralatan pertolongan di air menuju lokasi kejadian,” ujar Alit.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, menyampaikan bahwa kondisi lapangan menjadi kendala utama dalam proses pencarian korban.

“Hingga hari ketiga ini, kendala utama kami adalah arus sungai yang cukup deras dan kondisi air yang keruh, sehingga menyulitkan tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian,” ungkap Malik.

Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan. Unsur SAR yang terlibat antara lain Tim Rescue KPP Palangkaraya, Polsek Sepang, Koramil 1018/Sepang, BPBD Kabupaten Gunung Mas, Tagana Gunung Mas, PMI Gunung Mas, serta masyarakat setempat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *