WhatsApp Image 2026-04-10 at 17.12.39


PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak ingin peringatan Hari Jadi ke-69 tahun 2026 berlalu sebagai agenda seremonial semata. Di tengah tekanan efisiensi anggaran, justru muncul dorongan kuat untuk menghadirkan perayaan yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berdampak nyata.

Hal itu mengemuka dalam rapat persiapan yang digelar di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur, Kamis (9/4/2026), dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden. Ia menegaskan bahwa kemeriahan peringatan tidak boleh berkurang, meskipun ruang fiskal terbatas.

“Perayaan harus tetap terasa gaungnya. Kuncinya ada pada kolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tegas Linae.

Menurutnya, pendekatan tahun ini harus berbeda. Tidak hanya mengandalkan rutinitas tahunan, tetapi mampu menghadirkan inovasi program yang melibatkan banyak pihak mulai dari TNI/Polri, sektor swasta, komunitas, hingga pelaku UMKM.

Rangkaian kegiatan sendiri mulai disusun sejak April, dengan sejumlah agenda yang diproyeksikan menjadi magnet publik. Festival Budaya Isen Mulang kembali menjadi andalan, disandingkan dengan Kalteng Expo, karnaval budaya, hingga lomba olahraga tradisional yang sarat nilai kearifan lokal.

Namun, fokus utama bukan pada banyaknya kegiatan, melainkan kualitas dan dampaknya. Staf Khusus Gubernur, Herson B Aden, mengingatkan agar setiap agenda memiliki identitas kuat.

“Tidak perlu banyak, tapi harus punya ciri khas dan memberi dampak nyata baik bagi ekonomi maupun citra daerah,” ujarnya.

Konsep peringatan tahun ini juga diarahkan lebih terukur. Penetapan tema dan logo menjadi perhatian serius sebagai representasi identitas Kalteng. Seluruh rancangan kegiatan ditargetkan rampung sebelum 23 April 2026.

Selain agenda utama, sejumlah kegiatan pendukung juga disiapkan untuk memperkuat makna peringatan. Mulai dari bakti sosial, anjangsana, ziarah ke Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang, hingga temu usaha yang mempertemukan pelaku bisnis dengan investor.

Dengan mengacu pada SK Gubernur Nomor 100.3.3.1/80/2026, peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng tahun ini diharapkan tidak hanya meriah di permukaan, tetapi juga meninggalkan jejak nyata—menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional.

Peluncuran tema dan logo dijadwalkan pada 30 April 2026, sebelum resmi digunakan mulai 1 Mei 2026. Momentum ini pun diharapkan menjadi titik awal perayaan yang tidak sekadar dikenang, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *