WhatsApp Image 2026-03-31 at 19.03.23


Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melantik Linae Victoria Aden sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dalam prosesi di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (31/3/26) malam. Pelantikan ini berlangsung di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pejabat daerah.

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Linae Victoria Aden mengemban tugas sebagai Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalteng serta Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda. Penunjukan ini menempatkannya pada posisi strategis dalam mengoordinasikan jalannya birokrasi daerah.

Dalam sambutannya, gubernur menekankan dimensi tanggung jawab yang melekat pada jabatan tersebut.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Linae Victoria Aden yang telah resmi dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Jabatan ini adalah amanah, maka jalankan dengan penuh tanggung jawab, kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja cerdas semata-mata untuk melayani masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa posisi Penjabat Sekda tidak berbeda secara substantif dengan sekda definitif, terutama dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai prinsip efektivitas dan akuntabilitas.
“Jabatan penjabat sekretaris daerah sama beratnya dengan sekda definitif, tidak ada bedanya. Ini adalah tanggung jawab besar untuk memastikan proses pemerintahan daerah berjalan dengan baik,” tegasnya.

Peran Sekda sebagai simpul koordinasi birokrasi turut menjadi perhatian dalam arahan tersebut.
“Sekretaris daerah merupakan motor penggerak birokrasi. Harus mampu mengoordinasikan perangkat daerah agar program strategis berjalan dengan baik dan selaras dengan visi misi pembangunan,” tambah Agustiar.

Selain aspek struktural, gubernur juga menyinggung pentingnya pendekatan komunikasi dalam menjaga efektivitas kerja pemerintahan.
“Dengan silaturahmi akan mudah membangun kebersamaan, mudah mendapatkan solusi, dan mudah mengantisipasi berbagai persoalan,” katanya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas Pj Sekda sangat bergantung pada dukungan kolektif perangkat daerah.
“Penjabat sekda tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah harus memberikan dukungan dan menjaga kekompakan,” ujarnya.

Pelantikan ini menjadi bagian dari dinamika penguatan birokrasi daerah, dengan harapan fungsi koordinatif dan pengendalian administrasi pemerintahan dapat berjalan lebih terarah di tengah tuntutan kinerja yang semakin kompleks.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *