Palangka Raya – Gelombang mudik Lebaran 2026 mulai terasa, termasuk di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Di tengah euforia pulang kampung, ada satu pesan yang disampaikan dengan nada santai tapi tegas, silakan mudik, tapi jangan kebablasan.
Plt Sekda Kalteng, Leonard S Ampung, menegaskan bahwa ASN dipersilakan memanfaatkan momen Lebaran untuk pulang ke kampung halaman. “Kepada ASN, kami himbau kalau mau mudik ke kampung halaman, silakan,” ujarnya.
Namun, ia mengingatkan ada batasan yang tetap harus dijaga. Salah satunya terkait penggunaan fasilitas negara. “Kalau bepergian mudik itu tidak menggunakan kendaraan dinas,” tegasnya.
Di sisi lain, ada agenda yang tak kalah penting. Hari pertama Lebaran bukan hanya soal keluarga, tetapi juga kebersamaan dengan pemerintah daerah. ASN diundang untuk hadir dalam open house Gubernur Kalimantan Tengah di Istana Isen Mulang.
“Kita diundang oleh Bapak Gubernur di hari pertama, silaturahmi bersama masyarakat,” kata Leonard S. Ampung yang juga merupakan Kepala Bapperida Kalteng ini.
Soal kedisiplinan, Leonard juga mengingatkan agar ASN tidak “menambah” libur di luar ketentuan. “Pulang ke sini tepat waktu, tidak menambah-nambah liburan,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti aspek keselamatan selama perjalanan mudik. “Menjaga keselamatan di jalan, mematuhi aturan dan rambu lalu lintas,” tambahnya.
Tak hanya perjalanan, kondisi rumah yang ditinggalkan juga menjadi perhatian. Leonard mengingatkan agar rumah tetap dalam kondisi aman selama ditinggal mudik.
“Supaya terjaga dari hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kebakaran, konsleting, bahkan juga dari pencurian,” jelasnya.
Pada akhirnya, Lebaran tetap menjadi momen untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga. Namun bagi ASN, ada tanggung jawab yang tetap melekat.
“Kita berharap bisa dinikmati bersama keluarga di kampung halaman, selamat sampai tujuan dan kembali lagi ke Palangka Raya dengan selamat,” pungkasnya.(Red)