Palangka Raya – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan seruan kepada umat Islam untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan sosial.
Ketua MUI Kalimantan Tengah, Khairil Anwar, menyampaikan bahwa Ramadhan dipandang sebagai momentum penguatan nilai keimanan dan pembentukan karakter. Ia menekankan bahwa ibadah puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai sarana melatih kesabaran, keikhlasan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam puasa dapat mendorong tumbuhnya empati sosial. Umat Islam diajak untuk lebih memperhatikan kondisi masyarakat yang membutuhkan, sehingga semangat berbagi dan gotong royong dapat semakin berkembang.
Selain mendorong peningkatan ibadah seperti salat, tadarus Al-Qur’an, dan sedekah, MUI Kalteng juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama Ramadhan. Hal tersebut mencakup menjaga lisan, menghindari perpecahan, serta mempererat silaturahmi di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
MUI Kalteng turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah sebagai bagian dari upaya menjaga suasana yang aman dan harmonis selama Ramadhan.
Melalui seruan tersebut, MUI Kalteng berharap Ramadhan 1447 H dapat menjadi momentum penguatan nilai keagamaan sekaligus menjaga harmoni sosial di Kalimantan Tengah.(red)

