IMG-20260308-WA0203

Kapuas – Peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Tengah masih menjadi perhatian sejumlah pihak. Meski aparat kepolisian terus melakukan penindakan, kasus penyelundupan narkoba masih ditemukan di beberapa daerah.

Beberapa waktu lalu, aparat kepolisian menangkap seorang kurir yang membawa puluhan kilogram sabu di wilayah Kabupaten Lamandau. Penangkapan tersebut mengindikasikan masih adanya jaringan peredaran narkotika yang memanfaatkan wilayah Kalimantan Tengah sebagai jalur distribusi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Pemuda Dayak (Perpedayak) Kabupaten Kapuas, Timotius Mahar, menyampaikan dukungan terhadap langkah aparat kepolisian dalam melakukan pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkoba.

“Upaya yang dilakukan aparat kepolisian patut kita dukung bersama. Peredaran narkoba merupakan ancaman bagi generasi muda dan masa depan daerah,” ujarnya.

Menurut Timotius, dampak penyalahgunaan narkotika tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga dapat memengaruhi kehidupan sosial masyarakat serta masa depan generasi muda.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar serta berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba.

Selain penindakan hukum, Timotius menilai upaya edukasi dan pencegahan juga perlu terus dilakukan, khususnya bagi kalangan generasi muda melalui berbagai kegiatan sosialisasi di sekolah, kampus, maupun lingkungan masyarakat.

“Jika masyarakat mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar, diharapkan dapat segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” ungkapnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *