Pulang Pisau – Keamanan pangan dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul. Untuk itu, Balai Besar POM di Palangka Raya bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar Advokasi Lintas Sektor Program Prioritas Nasional, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau tersebut memfokuskan pada tiga pilar utama, yakni Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan.
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pulang Pisau, Dr. Supriyadi, Dalam sambutannya, menekankan pentingnya komitmen bersama agar program tidak berhenti pada tataran perencanaan, melainkan benar-benar diimplementasikan di tengah masyarakat.
Kepala BBPOM di Palangka Raya, Ali Yudhi Hartanto, memaparkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mengawal keamanan pangan secara terpadu dan berkelanjutan.
Sementara itu, narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, Kiki Sulistini, SKM, MKM, menjelaskan aspek teknis kesehatan serta integrasi program di tingkat daerah.


Kegiatan ini diikuti ratusan peserta secara luring dan daring. Secara langsung, hadir para kepala desa dan calon kader desa dari Pamarunan, Tahawa, Tuwung, Parahangan, hingga Sigi. Selain itu, pengelola pasar desa serta kepala sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA di wilayah Kahayan Tengah turut ambil bagian sebagai pelaksana program di lapangan.
Secara virtual, kegiatan juga diikuti jajaran kepala dinas tingkat provinsi dan kabupaten, BAPPERIDA, serta perwakilan sektor swasta seperti PT Best Agro International dan Borneo Nature Foundation.
Dalam advokasi tersebut, terdapat empat tujuan utama yang diusung, yakni menggalang komitmen lintas sektor, memetakan dan mengintegrasikan program daerah dengan program nasional, menyusun langkah taktis pelaksanaan di lapangan, serta mendorong pemerintah daerah agar mampu mereplikasi program secara mandiri demi keberlanjutan keamanan pangan.
Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung dinamis. Sesi tanya jawab berjalan interaktif dan para peserta menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan program Pangan Aman di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Kabupaten Pulang Pisau diharapkan semakin siap membangun ekosistem konsumsi yang bersih, sehat, dan bebas dari bahan berbahaya sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan daerah.(Red)