WhatsApp Image 2026-01-27 at 12.44.12

PALANGKA RAYA-Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring dengan kondisi cuaca yang cenderung panas dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, mengatakan bahwa meskipun cuaca belakangan ini relatif panas, pihaknya bersyukur karena hujan sudah mulai turun di sejumlah daerah dalam satu hingga dua hari terakhir.

“Memang akhir-akhir ini cuaca cenderung panas, namun Alhamdulillah dalam satu dua hari terakhir hujan sudah turun di berbagai wilayah. Ini tentu membantu menurunkan potensi kebakaran,”ucapnya Selasa (27/1/2026).

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah telah membuka posko siaga karhutla sejak awal tahun 2026, tepatnya mulai 1 Januari. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dalam penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

“Kami sudah membuka posko sejak 1 Januari. Jadi setiap saat apabila ada informasi yang masuk terkait potensi kebakaran, pemadaman, atau kebutuhan di lapangan, kawan-kawan langsung bergerak,”tambahnya.

Selain itu juga memastikan bahwa kesiapan peralatan pemadaman terus diperkuat. Sejumlah peralatan baru telah tersedia sejak tahun sebelumnya, sementara peralatan lama tetap dirawat dan diperbaiki agar selalu siap digunakan.

“Alat-alat baru sudah ada sejak tahun lalu. Selain itu, peralatan lama juga terus kami perbaiki, kami cek secara berkala, dan tetap digunakan di lapangan,”lanjutnya.

Komitmen Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjaga kelestarian hutan dan alam, tidak hanya melalui penanganan karhutla, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan penguatan kesiapsiagaan sejak dini.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga hutan dan lingkungan di Kalimantan Tengah. Kesiapsiagaan ini adalah bagian dari upaya melindungi sumber daya alam sekaligus menjaga keselamatan masyarakat,”ungkapnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *