adadb416-630d-41ba-865d-dae8c1e2f1d8

Lamandau – Viralnya dugaan percakapan sensitif yang menyeret seorang pejabat di Kabupaten Lamandau terus memicu reaksi publik. Isu ini berkembang cepat di ruang digital dan menjadi sorotan karena menyangkut figur penting di lingkungan pemerintahan daerah.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa pihaknya tengah memantau secara serius perkembangan kasus tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, tidak akan gegabah mengambil langkah sebelum memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Kami masih memantau perkembangan kasus ini. Jika benar terbukti, tentu akan ada sanksi tegas, termasuk nonjob terhadap yang bersangkutan,” ujar Rizky ketika dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, Rabu 8/4/26.

Ia menyebut, dugaan tersebut menyeret Kepala Dinas Pendidikan Lamandau. Karena itu, keputusan yang diambil nantinya akan mempertimbangkan aspek pembuktian serta dampak terhadap kepercayaan publik.

Di tengah polemik yang berkembang, Rizky juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Lamandau untuk menjaga integritas dan etika, baik dalam tugas kedinasan maupun kehidupan pribadi yang dapat berimbas pada citra institusi.

“ASN harus menjaga sikap dan perilaku. Apa yang dilakukan, apalagi di ruang digital, bisa berdampak luas terhadap kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Kasus ini menjadi perhatian karena dinilai bukan sekadar persoalan personal, tetapi juga menyangkut kredibilitas lembaga publik. Pemerintah daerah kini berada di bawah tekanan untuk menunjukkan komitmen terhadap penegakan disiplin dan integritas aparatur.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *