PALANGKA RAYA – Semangat silaturahmi dan sportivitas mewarnai turnamen tenis yang digelar di Lapangan Tenis Senaman Mantikei, Palangka Raya, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi sejumlah komunitas tenis, yakni Rimbawan Tennis Club dari lingkungan Kehutanan yang diketuai Hadriani, bersama Borneo Tennis Club Palangka Raya, Lintang Tennis Academy, serta didukung Forest Tennis Banjarmasin.
Turnamen tersebut mempertandingkan berbagai kategori, yakni ganda prestasi, ganda AB, ganda putra beginner, ganda putri beginner, serta ganda campuran (mix).
Ketua Panitia Pelaksana, Kurnia Suranto, mengatakan turnamen dimulai sejak Jumat dengan jadwal pertandingan yang berlangsung padat hingga malam hari. Hal tersebut dilakukan karena pada hari berikutnya pertandingan memasuki babak semifinal dan final.
“Memang jadwal hari ini penuh sampai malam, karena besok sudah masuk semifinal dan final,” ujarnya.
Peserta turnamen berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Selain itu, pada kategori prestasi turut ambil bagian sejumlah pemain nasional. Tercatat sekitar 10 pemain dari Jawa Timur dan Jakarta, termasuk mantan pemain tim nasional Davis Cup Indonesia era sekitar tahun 2010.
Dari sisi jumlah peserta, kategori ganda AB diikuti 53 pasangan, ganda campuran sebanyak 50 pasangan, ganda putra beginner dan ganda putri beginner masing-masing 32 pasangan, serta ganda prestasi sebanyak 16 pasangan. Total keseluruhan peserta mencapai hampir 250 orang.
Ketua Rimbawan Tennis Club, Hadriani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum positif untuk mempererat silaturahmi antar komunitas tenis sekaligus mendorong pembinaan olahraga tenis di Kalimantan Tengah.
“Turnamen ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga memperkuat kebersamaan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar minat masyarakat terhadap tenis semakin meningkat, khususnya di Palangka Raya,” kata Hadriani.
Melalui kegiatan ini diharapkan olahraga tenis di Palangka Raya dan Kalimantan Tengah semakin berkembang, sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan ke depan akan ada turnamen-turnamen berikutnya, sehingga tenis di Palangka Raya khususnya dan Kalimantan Tengah pada umumnya semakin berkembang dan lebih meriah,” tutupnya.