PALANGKA RAYA-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar audiensi dan koordinasi penyelarasan program rencana kegiatan tahun 2026 bersama World Wide Fund for Nature (WWF), di Kantor DLH Kalteng Kamis (29/1/2026).
Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan, khususnya dalam mendukung
program-program lingkungan hidup yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala DLH Provinsi Kalteng Joni Harta yang diwakili Sekretaris Dinas Noor Halim menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2026, APBD Provinsi Kalimantan Tengah mengalami sejumlah kebijakan efisiensi. Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan pendanaan untuk beberapa kegiatan strategis di sektor lingkungan hidup.
“Dengan adanya efisiensi anggaran, terdapat beberapa program yang belum dapat terakomodasi dalam APBD. Oleh karena itu, kami berharap dukungan dan kerja sama dari para mitra, termasuk WWF, untuk membantu membackup kegiatan-kegiatan yang belum teranggarkan,”ucapnya.
Sementara itu, perwakilan WWF menyampaikan bahwa sebagai salah satu mitra pembangunan di Kalimantan Tengah, WWF memiliki komitmen untuk mendukung pemerintah daerah, khususnya dalam isu-isu lingkungan.
“DLH dinilai sebagai instansi strategis yang memiliki kewenangan penting dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup,” tambahnya.
Setiap lembaga memiliki keterbatasan, baik dari sisi ruang lingkup maupun pembiayaan. Namun demikian, kolaborasi dinilai menjadi kunci untuk menentukan prioritas dan bentuk dukungan yang dapat dilakukan bersama.

“Upaya ini tentu tidak bisa dilakukan oleh WWF sendiri. Di Kalimantan Tengah terdapat banyak mitra pembangunan yang bisa diajak duduk bersama untuk mendukung program-program prioritas pemerintah daerah, khususnya yang belum teranggarkan melalui APBD,”lanjutnya.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun kesepahaman bersama terkait prioritas pemerintah daerah dan dukungan yang dapat diberikan oleh mitra. Rencana kerja bersama yang disusun nantinya juga akan dipantau dan dievaluasi secara berkala guna memastikan implementasi program berjalan optimal.
“Harapannya, kolaborasi ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi pengelolaan lingkungan hidup di Kalimantan Tengah,”ungkapnya.(Red/Poto:Hairul)