PALANGKA RAYA-Menyongsong penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026, Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, mengajak Pemerintah Provinsi untuk lebih cermat dalam mengelola keuangan daerah.
“Mengingat adanya tren penurunan dana transfer dari pemerintah pusat, memandang perlunya langkah-langkah inovatif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucapnya, Senin (9/2/2026)
Rasionalisasi anggaran merupakan sebuah keniscayaan untuk menjaga stabilitas pembangunan. Maka dari itu pemerintah melakukan efisiensi pada pos-pos belanja yang tidak mendesak, seperti biaya pengadaan barang dan jasa serta perjalanan dinas.
“Hal ini dilakukan semata-mata agar anggaran yang tersedia dapat diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang lebih urgen,” tambahnya.
Penyusunan APBD harus tetap berpedoman pada kebijakan nasional dan selaras dengan visi-misi Gubernur serta Wakil Gubernur dalam RPJMD.
“Kami di legislatif akan memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan tidak memberatkan rakyat,”ungkapnya.(red)