Palangka Raya – Suasana kebersamaan terasa hangat di Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah saat para relawan Karhutla berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama di Kota Palangka Raya, Kamis (12/03/2026). Momentum Ramadan ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan para relawan yang selama ini menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur relawan, di antaranya Masyarakat Peduli Api (MPA), Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), hingga relawan perempuan atau lady firefighter yang turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan pengendalian Karhutla di Kota Palangka Raya.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Agustan Saining, menyampaikan bahwa kebersamaan dalam kegiatan seperti ini menjadi bagian penting untuk memperkuat komunikasi dan solidaritas antara pemerintah dan para relawan di lapangan.
“Relawan Karhutla memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Dedikasi mereka selama ini menjadi kekuatan besar bagi kita semua dalam menjaga hutan Kalimantan Tengah,” ujar Agustan.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat agar upaya pengendalian Karhutla dapat berjalan lebih optimal.
“Melalui kebersamaan seperti ini kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjaga hutan dan lingkungan agar tetap lestari,” tambahnya.


Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustad Muhammad Norhadi, Dalam tausiyahnya ia mengajak seluruh relawan untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keikhlasan dalam bekerja dan menjaga alam.
“Menjaga hutan dan lingkungan juga merupakan bagian dari amanah yang harus kita jalankan bersama. Apa yang dilakukan para relawan ini adalah bentuk kepedulian yang sangat mulia,” tuturnya.
Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya menjaga Kalimantan Tengah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(Red)