IMG-20260525-WA0019

PALANGKA RAYA – Momentum peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah menjadi refleksi penting bagi arah pembangunan daerah ke depan. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah, Syahfiri, usai mengikuti upacara peringatan HUT Kalteng di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Syahfiri, peringatan Hari Jadi Kalteng tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan.

Ia menilai tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks, mulai dari kondisi fiskal, penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga ancaman perubahan iklim dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, diperlukan sinergi seluruh pihak agar pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Momentum Hari Jadi ke-69 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan Kalimantan Tengah harus dilakukan secara terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga akademisi sangat penting agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Syahfiri.

Ia menambahkan, Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan riset dan inovasi sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Dengan perencanaan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat, program pembangunan diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Selain itu, Syahfiri juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan global. Menurutnya, kualitas SDM akan menjadi penentu utama daya saing Kalimantan Tengah di masa mendatang.

Dalam peringatan HUT ke-69 tersebut, Gubernur Agustiar Sabran turut menyoroti sejumlah isu strategis daerah, mulai dari efektivitas pembangunan, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga ancaman karhutla yang rawan terjadi memasuki musim kemarau.

Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan dan bantuan kepada masyarakat, peluncuran Kantor Perwakilan Bank Kalteng di Jakarta, serta kegiatan kebersamaan bersama masyarakat dan tamu undangan yang hadir.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *