IMG_8714

PALANGKA RAYA – Pergantian pucuk pimpinan di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah membawa pesan yang cukup jelas: urusan pangan kini bukan hanya soal distribusi bahan pokok, tetapi juga soal posisi strategis daerah dalam peta ketahanan pangan nasional.

Dalam pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Istana Isen Mulang, Selasa (26/5/2026), Agus Candra resmi dipercaya memimpin Dinas Ketahanan Pangan Kalteng. Jabatan itu datang di tengah dorongan besar pemerintah pusat menjadikan Kalimantan Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Usai pelantikan, Agus langsung memberi sinyal bahwa ritme kerja instansinya akan dipacu lebih cepat. Fokus utamanya bukan sekadar menjaga stabilitas pangan, tetapi memastikan program strategis Gubernur Agustiar Sabran berjalan konkret hingga ke sektor produksi.

“Poin utamanya yang pasti kita mendukung program strategis dan menyukseskan visi-misi Bapak Gubernur, khususnya di bidang ketahanan pangan,” ujarnya kepada awak media.

Di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang masih menjadi keluhan masyarakat di berbagai daerah, Agus menilai tantangan terbesar bukan hanya ketersediaan pangan, melainkan kemampuan masyarakat untuk menjangkaunya. Karena itu, ia menargetkan stabilitas harga menjadi salah satu fokus penting ke depan.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak akan berarti banyak jika harga kebutuhan dasar masih mudah melonjak di luar daya beli masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa arah kebijakan pangan Kalteng akan dibuat selaras dengan program nasional Asta Cita Presiden RI, namun dengan pendekatan yang lebih menitikberatkan pada sektor hulu. Penyiapan lahan dan penguatan produksi padi disebut menjadi prioritas utama.

Langkah itu dinilai penting karena Kalimantan Tengah kini tidak lagi diposisikan hanya sebagai daerah penyangga, tetapi mulai diarahkan menjadi wilayah pemasok pangan skala besar.

“Ketahanan pangan ini akan lebih ditekankan pada sektor hulunya, yaitu penyiapan lahan dan penanaman padi karena kita dijadikan sebagai lumbung pangan,” kata Agus.

Ambisi yang dibawa Agus Candra juga cukup besar. Ia tidak ingin Kalteng berhenti pada target memenuhi kebutuhan internal daerah semata. Pemerintah provinsi mulai membidik peran lebih luas sebagai penyuplai pangan antarwilayah di Kalimantan bahkan nasional.

Dengan tantangan perubahan iklim, distribusi, hingga harga pasar yang tidak stabil, kursi Dinas Ketahanan Pangan kini menjadi salah satu posisi yang paling menentukan dalam arah pembangunan ekonomi daerah beberapa tahun ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *