c3178496-9835-460e-9928-d038d50b65ea-1782899142030

BANJARBARU – Proses pemulangan jemaah haji asal Kalimantan Tengah pada musim haji 1447 H/2026 M resmi berakhir setelah Kelompok Terbang (Kloter) 19 BDJ tiba di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin, Rabu (1/7/2026). Kloter terakhir ini sekaligus menjadi penutup rangkaian pemulangan jemaah melalui Embarkasi dan Debarkasi Banjarmasin.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA8419 yang mengangkut Kloter 19 mendarat di Bandar Udara Syamsudin Noor pada pukul 13.10 WITA. Sebanyak 348 jemaah berada dalam rombongan tersebut, terdiri atas 147 laki-laki dan 201 perempuan. Dari jumlah itu, 12 jemaah berasal dari Kalimantan Tengah, masing-masing empat orang dari Kabupaten Kotawaringin Timur, empat dari Sukamara, dua dari Barito Utara, dan dua dari Murung Raya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah, Hasan Basri, menyambut langsung kepulangan jemaah asal Kalteng. Ia menyampaikan bahwa seluruh jemaah haji Kalimantan Tengah kini telah kembali ke tanah air.

Hasan Basri menjelaskan, pada musim haji 2026 sebanyak 1.574 jemaah asal Kalimantan Tengah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.572 orang berhasil kembali ke Indonesia, sementara dua jemaah meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Ia juga memastikan tidak ada lagi jemaah asal Kalimantan Tengah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Seluruh proses pemulangan telah selesai, termasuk jemaah yang sebelumnya sempat menjalani perawatan medis dan mengalami perpindahan kloter.

Berdasarkan data Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalteng, kepulangan jemaah tersebar dalam delapan kelompok terbang, yakni BDJ 4, 5, 6, 7, 8, 9, 14, dan 19. Beberapa kloter mengalami perubahan jumlah akibat mutasi antarkloter maupun jemaah yang sempat dirawat selama berada di Arab Saudi.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani Z., menyampaikan bahwa Kloter 19 diberangkatkan dari Indonesia dengan total 353 jemaah, namun kembali ke tanah air sebanyak 348 orang. Perubahan tersebut dipengaruhi mutasi empat jemaah keluar kloter, dua jemaah masuk, serta tiga jemaah yang wafat di Tanah Suci.

Secara keseluruhan, selama penyelenggaraan haji tahun 2026, tercatat sembilan jemaah dari wilayah layanan Embarkasi Banjarmasin meninggal dunia di Arab Saudi, terdiri atas dua jemaah asal Kalimantan Tengah dan tujuh jemaah asal Kalimantan Selatan.

Dengan tibanya Kloter 19, seluruh jemaah haji yang diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin telah kembali ke Indonesia. Penutupan operasional haji tahun ini juga menandai berakhirnya proses embarkasi dan debarkasi bagi jemaah asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *