Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak, Andina Thresia Narang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla

KATINGAN – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menyisakan persoalan kabut asap. Di sejumlah wilayah Kabupaten Katingan, masyarakat juga menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut dirasakan warga Desa Luwuk Kiri dan Desa Hyang Bana. Di tengah situasi karhutla yang masih berdampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat, bantuan air bersih disalurkan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Dapil Kalimantan Tengah, Andina Thresia Narang.

Bantuan tersebut diberikan sebagai respons terhadap kebutuhan warga yang terdampak. Air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting yang harus dipenuhi ketika kondisi lingkungan terganggu akibat bencana karhutla.

“Di tengah musibah karhutla, masyarakat tidak boleh merasa sendiri. Air bersih adalah kebutuhan paling mendasar, dan kehadiran kita harus benar-benar memberi manfaat bagi mereka yang sedang berjuang. Semangat gotong royong dan saling membantu adalah kekuatan terbesar kita untuk melewati masa sulit ini,” ujar Andina.

Menurut Andina, dampak karhutla perlu dilihat tidak hanya dari upaya penanganan titik api, tetapi juga dari kondisi masyarakat yang berada di wilayah terdampak. Kebutuhan dasar warga, termasuk akses terhadap air bersih, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penanganan dampak bencana.

Ia juga mengajak pemerintah, relawan, dunia usaha dan masyarakat untuk memperkuat kepedulian serta solidaritas dalam membantu warga yang terdampak.

Penyaluran air bersih di Desa Luwuk Kiri dan Desa Hyang Bana diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi beban warga selama menghadapi dampak karhutla.

“Hadir dengan aksi, tumbuh dalam dampaknya,” pungkas Andina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *