PALANGKA RAYA – Upaya memperkuat perencanaan pembangunan berbasis riset dan inovasi terus didorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten.
Hal itu terlihat dari kunjungan Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung pada Selasa (6/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bidang Riset dan Inovasi Daerah menerima kunjungan dari jajaran Bidang Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Seruyan.
Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah diwakili Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Dr. Endy, ST, MT. Ia didampingi JF Peneliti Sastori, SE, serta Analis Kebijakan Eko Dedy Kurniawan, ST, MPWK.
Sementara dari Kabupaten Seruyan, hadir Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Edi Fatahilah, S.E., M.M., bersama sejumlah staf.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Bidang Riset dan Inovasi Daerah tersebut membahas konsultasi terkait Rencana Induk dan Peta Jalan Pembangunan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJPID) serta Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kabupaten Seruyan.
Konsultasi tersebut menjadi ruang untuk membahas berbagai hal teknis sekaligus menyelaraskan pemahaman antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam penyusunan dokumen serta indikator pembangunan daerah.
Pembahasan mengenai RIPJPID juga menjadi bagian penting dalam mendorong agar riset dan inovasi tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan dan persoalan yang dihadapi daerah.
Sementara itu, konsultasi IPKD menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pengelolaan keuangan daerah melalui perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi yang lebih terukur.
Melalui pertemuan tersebut, koordinasi antara Bapperida Kalteng dan Pemerintah Kabupaten Seruyan diharapkan semakin kuat, khususnya dalam mengembangkan kebijakan pembangunan yang berbasis data, riset, inovasi, serta tata kelola yang lebih efektif.