Kabut Asap Menebal, Puskesmas Bukit Hindu Buka Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Mendawai

PALANGKA RAYA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius terhadap kesehatan warga di Kota Palangka Raya. Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Puskesmas Bukit Hindu membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Jalan Mendawai Induk, Jumat (11/9/2026).

Layanan tersebut dimanfaatkan warga untuk memeriksakan kondisi kesehatan, terutama mereka yang mulai merasakan keluhan setelah beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap.

Kepala Puskesmas Bukit Hindu, Hellyana, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan warga sekaligus memberikan penanganan awal terhadap keluhan yang berkaitan dengan paparan asap.

“Pemeriksaan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak kabut asap. Kami memantau kesehatan warga sekaligus memberikan edukasi agar mereka bisa menjaga kondisi tubuh selama kualitas udara buruk,” ujar Hellyana.

Tak hanya pemeriksaan, petugas medis juga menyiapkan masker, vitamin, dan obat-obatan sesuai kebutuhan warga. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker sebagai upaya mengurangi paparan asap.

Hellyana mengatakan warga yang mulai mengalami keluhan seperti sesak napas maupun rasa tidak nyaman di bagian dada sebaiknya segera memeriksakan diri.

“Masyarakat bisa memanfaatkan Puskesmas Pembantu (Pustu) terdekat jika mengalami keluhan. Jangan menunggu sampai kondisi memburuk baru berobat,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi apabila ada warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Puskesmas Bukit Hindu juga menyiapkan ruang khusus oksigen.

Di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi, masyarakat juga diingatkan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi asap terlihat semakin pekat.

Langkah pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi bagian dari respons layanan kesehatan pemerintah di tengah situasi karhutla yang masih berdampak pada kualitas udara di Palangka Raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *