49dc3f7a-45e3-4c3a-bbbf-dcd7b4da3145-2048x1152

Palangka Raya – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya mulai berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan dunia usaha. Gangguan pasokan listrik tersebut dipicu penurunan daya pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan, sehingga PLN menerapkan pengaturan beban untuk menjaga stabilitas jaringan.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan, gangguan tidak hanya terjadi di ibu kota Kalimantan Tengah, tetapi juga meluas ke sejumlah daerah lain yang terhubung dalam sistem interkoneksi Kalimantan.

“Ini ada gangguan dari PLTGU di interkoneksi Kalimantan. Kejadian ini tidak hanya di Palangka Raya, tapi juga beberapa wilayah lain,” ujar Achmad Zaini saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, PLN masih melakukan upaya perbaikan agar pasokan listrik dapat kembali normal secepat mungkin. Selama proses tersebut berlangsung, pengaturan beban melalui pemadaman bergilir menjadi langkah yang ditempuh untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan.

Achmad Zaini mengakui kondisi tersebut cukup memengaruhi aktivitas masyarakat. Selain mengganggu kenyamanan di tengah cuaca panas, pemadaman juga berdampak pada operasional pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan produksi maupun pelayanan.

Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjutnya, tidak memiliki kewenangan melakukan penanganan teknis terhadap gangguan kelistrikan. Meski demikian, koordinasi dengan PLN terus dilakukan untuk memperoleh perkembangan terbaru sekaligus mendorong percepatan pemulihan jaringan.

Pemko juga meminta agar pelanggan prioritas, khususnya rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas pelayanan publik strategis lainnya, tetap mendapat pasokan listrik sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Selain itu, pemerintah daerah telah menginstruksikan fasilitas kesehatan dan layanan publik untuk menyiapkan sumber listrik cadangan, seperti generator set (genset), sebagai langkah antisipasi apabila pemadaman kembali terjadi.

Di sisi lain, masyarakat diimbau memanfaatkan listrik secara bijak selama masa pemulihan sistem berlangsung serta menyesuaikan aktivitas dengan jadwal pemadaman yang diberlakukan. Pemko berharap gangguan teknis pada sistem interkoneksi Kalimantan dapat segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *