PALANGKA RAYA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mendapat tambahan dukungan. Kali ini, bantuan datang dari kalangan publik figur melalui Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Pangdam XXII/Tambun Bungai (TB), Mayjen TNI Zainul Arifin, menerima kunjungan Deputi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Prio Bagja, bersama tim di ruang kerja Pangdam XXII/TB, Selasa (20/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, diserahkan sejumlah kendaraan dan perlengkapan yang akan digunakan untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalteng.
Bantuan tersebut berupa satu unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter serta empat unit mobil double cabin yang telah dimodifikasi khusus untuk mendukung pemadaman di lapangan.
Empat mobil tersebut masing-masing dilengkapi tandon air berkapasitas 1.200 liter, selang dan pompa air (alkon). Turut diberikan alat pelindung diri berupa sepatu untuk menunjang keselamatan personel saat bekerja di lokasi kebakaran.
Bantuan itu merupakan dukungan dari Raffi Ahmad, selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Bagi tim di lapangan, tambahan kendaraan bukan sekadar bantuan logistik. Medan karhutla yang kerap sulit dijangkau membuat mobilitas menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya pemadaman.


Dalam pertemuan tersebut, Pangdam XXII/TB juga menyampaikan kondisi penanganan titik api, termasuk di kawasan Taman Nasional Sebangau. Ia menyoroti munculnya titik api yang terjadi secara tiba-tiba dan menduga adanya unsur kesengajaan.
Pangdam mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apalagi, kondisi kabut asap yang masih pekat dapat memperbesar risiko terhadap kesehatan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Dengan tambahan truk tangki dan kendaraan pemadam tersebut, personel diharapkan memiliki dukungan yang lebih memadai untuk menjangkau titik-titik kebakaran, termasuk kawasan yang selama ini sulit diakses.
Di tengah kepungan asap, bantuan ini menjadi tambahan tenaga untuk mempercepat perjuangan memadamkan api di Bumi Tambun Bungai.(red)