PALANGKA RAYA – Arus informasi di media sosial semakin cepat, tetapi tidak semua informasi yang beredar dapat langsung dipercaya. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) dalam kegiatan Kominfo Goes to Campus.
Kegiatan dengan tema “Membangun Opini Publik yang Berkualitas” itu digelar di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (18/9/2026), dengan melibatkan mahasiswa Universitas Palangka Raya.
Dua narasumber dari bidang pengelolaan informasi publik turut memberikan materi, yakni Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah dan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Kota Palangka Raya.
Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Hendra Surya, mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk menambah pemahaman mahasiswa dalam menggunakan media digital secara tepat.
Menurutnya, media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Platform digital tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi juga menjadi ruang pertukaran informasi yang dapat membentuk opini publik.
“Banyak manfaat positif media sosial yang dirasakan oleh pengguna, namun banyak pula dampak negatif yang dialami oleh penggunanya dikarenakan kurang bijak dalam menggunakan internet,” ucapnya.
Di tengah derasnya informasi, mahasiswa tidak cukup hanya menjadi penerima informasi. Mereka juga perlu mengetahui sumber informasi dan melakukan pengecekan kembali sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Hendra menyebut perkembangan teknologi yang semakin cepat juga diikuti dengan munculnya berbagai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kemampuan memilah informasi menjadi bagian penting dari literasi digital.
“Dampak negatif dari literasi digital di antaranya penyebaran berita bohong atau hoaks, mengakibatkan kecemasan, kebencian dan permusuhan, serta radikalisme berbasis digital. Ini yang perlu kita sosialisasikan kepada para generasi muda, pelajar agar mengerti dan menambah wawasan serta ilmu pengetahuan,” ungkapnya.
Ia menilai mahasiswa sebagai bagian dari generasi yang aktif menggunakan teknologi memiliki peran dalam membangun ruang digital yang lebih sehat. Informasi yang diterima perlu dilihat secara kritis, sementara informasi yang akan dibagikan sebaiknya diperiksa terlebih dahulu sumber dan kebenarannya.
Melalui kegiatan Kominfo Goes to Campus, Pemko Palangka Raya berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan mengenai literasi digital, tetapi juga memiliki bekal untuk menghadapi berbagai tantangan komunikasi di era informasi.
Hendra berharap pemahaman tersebut dapat menjadi bekal mahasiswa dalam menjalani aktivitas akademik maupun kehidupan sosial di tengah perkembangan teknologi yang terus berubah.