Rumah Sugianto Dibongkar TNI, Harapan Baru untuk Hunian yang Lebih Layak

PALANGKA RAYA – Rumah Sugianto di Jalan Victoria, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, mulai dibongkar pada Rabu (14/10/2026). Bukan karena akan ditinggalkan, tetapi karena rumah tersebut akan dibangun kembali agar lebih layak ditempati.

Pembongkaran itu menjadi tahap awal program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD ke-130 Kodim 1016/Palangka Raya. Sejumlah personel Satgas TMMD bersama warga terlihat bergotong royong membongkar bagian rumah yang sudah tidak layak digunakan.

Bagi Sugianto dan keluarganya, kegiatan tersebut membawa harapan baru. Rumah yang selama ini mereka tempati nantinya akan diperbaiki sehingga kondisinya lebih aman dan nyaman untuk keluarga.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap. Personel TNI dan masyarakat bersama-sama mengangkat material, membersihkan bagian rumah, hingga menyiapkan lokasi untuk proses pembangunan selanjutnya.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1016/Palangka Raya, Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo, S.E., M.Han., mengatakan rehab rumah Sugianto merupakan salah satu sasaran fisik dalam pelaksanaan TMMD tahun 2026.

Menurutnya, pembongkaran dilakukan sebagai bagian dari proses awal sebelum rumah tersebut direhabilitasi menjadi hunian yang lebih layak.

“Pembongkaran rumah tidak layak huni ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130 tahun 2026 yang selanjutnya akan direhab menjadi rumah layak huni,” ujarnya.

Program tersebut bukan sekadar memperbaiki bangunan. Bagi warga penerima bantuan, rumah menjadi tempat keluarga menjalani aktivitas sehari-hari. Karena itu, perubahan kondisi rumah diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi penghuninya.

Sugianto pun mengaku bersyukur rumahnya mendapat perhatian melalui program tersebut.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak TNI yang telah membantu merehab rumah kami sehingga nantinya lebih bagus dan layak huni,” kata Sugianto.

Bagi keluarga Sugianto, suara bongkaran rumah yang terdengar hari itu menjadi awal dari perubahan. Rumah lama perlahan dibongkar, sementara harapan untuk memiliki hunian yang lebih layak mulai dibangun bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *