Palangka Raya – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 1016/Palangka Raya resmi dimulai. Pembukaan berlangsung di Aula Yonif 631/Antang, Jalan Tjilik Riwut Km 6, Palangka Raya, Selasa (13/10/2026).
Pembukaan TMMD ditandai dengan upacara yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Palangka Raya, Yohn Benhur Gohan Pangaribuan, A.P., yang mewakili Wali Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda serta perwakilan sejumlah instansi terkait.
TMMD ke-130 tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Pelaksanaannya melibatkan personel TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat selama 30 hari.
Sejumlah pekerjaan fisik menjadi sasaran utama program tersebut. Di antaranya pembangunan drainase sepanjang 3.000 meter dengan lebar 2 meter dan tinggi 1,5 meter, pembangunan dua unit jembatan box culvert, serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni.
Selain itu, Satgas TMMD juga menargetkan pembangunan lima unit sumur bor dan lima unit MCK. Sejumlah kegiatan tambahan turut disiapkan, seperti pembersihan fasilitas sosial dan fasilitas umum, penanaman 300 batang pohon, pemberian bantuan nutrisi, serta bantuan bibit ikan.
Sementara pada sasaran nonfisik, kegiatan diisi dengan sejumlah penyuluhan dan sosialisasi. Materinya meliputi hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat, bahaya narkoba, Posbindu PTM, stunting dan posyandu, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga sosialisasi rekrutmen prajurit TNI.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Palangka Raya, Yohn Benhur Gohan Pangaribuan, mengatakan pelaksanaan TMMD menjadi bagian dari kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengerjakan sejumlah kebutuhan di wilayah sasaran.
Ia juga meminta seluruh pekerjaan memperhatikan kualitas, waktu pelaksanaan, akuntabilitas dan keselamatan kerja.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1016/Palangka Raya, Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo, S.E., M.Han., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung selama 30 hari.
“TMMD ini merupakan momentum bagi kita semua untuk menyatukan karya dan karsa dalam wujud nyata. Dengan mengutamakan spirit persatuan dan kesatuan, gotong royong serta pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Ia berharap seluruh sasaran yang telah ditetapkan dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah pelaksanaan TMMD.