IMG-20261013-WA0289

PALANGKA RAYA – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memilih tidak menjawab secara langsung apakah dirinya bersedia mundur dari jabatan di tengah desakan publik terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.

Saat ditanya wartawan mengenai tuntutan agar dirinya meninggalkan jabatan, Raja Juli justru menegaskan bahwa dirinya masih akan menjalankan tugas sebagai Menteri Kehutanan.

“Saat ini saya bekerja. Anda lihat, saya orangnya tidak suka pamer, tapi saya insya Allah akan bekerja terus dan akan menjalankan amanah dengan semaksimum mungkin,” kata Raja Juli saat meninjau lokasi karhutla di kawasan Taman Nasional Sebangau, Jalan Tjilik Riwut Km 23, Palangka Raya, Selasa (13/10/2026).

Jawaban tersebut disampaikan ketika sorotan terhadap pemerintah dalam penanganan karhutla masih menguat. Asap akibat kebakaran telah dirasakan masyarakat Kalimantan Tengah selama berbulan-bulan.

Raja Juli juga menyinggung soal kewenangan terkait posisi yang dijabatnya. Menurut dia, keputusan mengenai pemberhentian seorang menteri berada di tangan Presiden.

“Karena saatnya tentu Pak Presiden sebagai Presiden saya yang akan melakukan,” ujarnya.

Di tengah situasi tersebut, persoalan karhutla tidak hanya menjadi isu di tingkat daerah. Dampak asap juga disebut telah mendapat perhatian dari negara tetangga karena adanya potensi kabut asap lintas batas.

Raja Juli mengatakan dirinya memilih tetap menjalankan tugas di tengah berbagai sorotan yang muncul.

“Saya akan bekerja terus,” tegasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *