Agustiar-sabran-sakit-446571439

PALANGKA RAYA — Kondisi kesehatan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dilaporkan berangsur membaik setelah menjalani perawatan akibat diagnosa maag akut. Meski tengah sakit, perhatian gubernur terhadap pembangunan dan kondisi daerah yang dikenal dengan sebutan Bumi Tambun Bungai tetap tidak surut.

Orang dekat gubernur yang sehari-hari mendampingi, Sigit Wido, mengungkapkan bahwa gejala penyakit sebenarnya telah dirasakan beberapa hari sebelum gubernur akhirnya menjalani perawatan intensif.

“Mulai tadi malam beliau sudah merasa tidak enak badan,” ujar Sigit, dikutip dari Kalteng Pos.

Sigit membenarkan bahwa penyakit yang diderita gubernur berkaitan dengan gangguan asam lambung dan maag. Komunikasi mengenai kondisi tersebut bahkan telah terjadi sekitar lima hari sebelum gubernur akhirnya jatuh sakit dan mendapatkan penanganan medis.

Gubernur kemudian didiagnosis mengalami maag akut dan dirawat di RS Medistra, Jakarta. Pada Sabtu lalu, sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Kalimantan Tengah, antara lain dari MUI, NU, Muhammadiyah, dan LDII, datang menjenguk.

“Alhamdulillah, kalau para kiai yang datang, penyakit saya terasa ringan dan seperti sudah sembuh,” ujar gubernur saat menerima kunjungan pada Jumat (9/1) malam.

Dalam perbincangan tersebut, gubernur juga menceritakan kronologi hingga dirinya jatuh sakit. Ia mengaku telah merasakan kondisi tubuh yang sangat tidak nyaman sejak 31 Desember malam.

“Perut terasa berputar dan muntah-muntah. Namun saya tetap memaksakan diri menghadiri acara muhasabah di Masjid Darussalam serta penutupan tahun di Bundaran Besar,” ungkapnya.

Usai kegiatan tersebut, kondisi tubuh gubernur semakin melemah sehingga ia memilih menutup komunikasi.

“Saya menutup komunikasi dengan siapa pun yang menghubungi,” tuturnya.

Setelah dua hari beristirahat dan kondisi sedikit membaik, atas saran dokter pribadi, gubernur kemudian dibawa ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Saat dijenguk pada Jumat malam, kondisi gubernur tampak semakin pulih. Ia bahkan sudah mulai mengonsumsi nasi dan melepas infus setelah sebelumnya hanya mengonsumsi bubur.

“Saya baru mandi hari ini, setelah tiga hari tidak mandi, hanya basuh badan saja,” katanya.

Sejumlah tamu turut hadir menjenguk, di antaranya Bambang Purwanto, anggota DPR RI dari Partai Demokrat daerah pemilihan Kalteng, serta Utut Adianto, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan. Kunjungan tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Rais Syuriah PWNU Kalteng, KH Chairudin Halim.

Keesokan harinya, Sabtu (9/1/26) sekitar pukul 09.00 WIB, gubernur kembali menerima kunjungan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama ajudannya. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sempat berbincang mengenai kondisi daerah, termasuk rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan Tengah yang terpaksa ditunda akibat kondisi kesehatan gubernur.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *