PASAK TALAWANG – Upaya menghadirkan layanan listrik yang memadai di SMAN 1 Pasak Talawang akhirnya membuahkan hasil. Pembangunan jaringan listrik berupa Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) yang telah melalui proses koordinasi sejak tahun lalu kini rampung dan siap mendukung aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.
Kepala SMAN 1 Pasak Talawang, Agustien Mantuh Wasana Putri, mengungkapkan bahwa proses pengajuan pembangunan jaringan listrik dimulai sejak 8 Juli 2025 melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Selanjutnya, usulan tersebut diteruskan kepada pihak PLN untuk ditindaklanjuti.
Menurut Agustien, kepastian pembangunan mulai terlihat pada pertengahan Juni 2026 ketika sekolah menerima informasi terkait pelaksanaan pekerjaan pembangunan jaringan listrik guna memenuhi kebutuhan energi di lingkungan sekolah.
“Pada 17 Juni 2026 kami mendapat informasi terkait rencana pekerjaan pembangunan jaringan SUTR untuk mendukung kebutuhan listrik di sekolah,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Setelah berbagai tahapan administrasi dan perizinan diselesaikan, tim teknis melakukan pengambilan material dari gudang PLN UP3 Kapuas. Material yang dibutuhkan meliputi kabel jaringan, kWh meter, Box APP, hingga perlengkapan pendukung lainnya. Tim kemudian melanjutkan perjalanan ke PLN ULP Buntok untuk mengambil tiang besi sebelum bergerak menuju lokasi sekolah di Kecamatan Pasak Talawang.
Sementara itu, tim pengawas dan pekerja lebih dahulu melakukan survei lapangan, termasuk pengukuran titik-titik pemasangan tiang yang akan menjadi jalur distribusi listrik menuju sekolah.
Pekerjaan fisik dimulai pada 20 Juni 2026 dengan penggalian pondasi tiang. Sehari berikutnya, proses pemasangan lima batang tiang besi setinggi sembilan meter, penarikan kabel jaringan tegangan rendah, pemasangan perlengkapan pendukung, hingga tahap penyelesaian akhir berhasil diselesaikan.
Rampungnya pembangunan jaringan listrik tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan fasilitas pendidikan di SMAN 1 Pasak Talawang. Keberadaan pasokan listrik yang lebih stabil dinilai akan mendukung pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran serta berbagai kegiatan sekolah lainnya.
Agustien menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam realisasi pembangunan jaringan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, hingga PLN dan tim teknis di lapangan.
“Kehadiran listrik yang memadai tentu akan sangat membantu proses pembelajaran, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta berbagai aktivitas sekolah lainnya. Ini merupakan kabar baik bagi keluarga besar SMAN 1 Pasak Talawang,” katanya.
Dengan tersedianya infrastruktur kelistrikan yang lebih baik, sekolah kini memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan program pembelajaran berbasis digital dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik di wilayah tersebut. Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan menjadi pendorong bagi siswa dan tenaga pendidik untuk terus meningkatkan prestasi serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan masa depan.