IMG-20260127-WA0059

PALANGKA RAYA – Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Kahayan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD), Selasa (27/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah dan diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan dan rehabilitasi ekosistem mangrove.

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari Nota Dinas Direktorat Rehabilitasi Mangrove yang membahas proposal kegiatan KKMD dalam rangka dukungan Program Mangrove for Coastal Resilience (M4CR). Program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan wilayah pesisir melalui upaya rehabilitasi mangrove yang terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Kristianto, yang hadir mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta.

Kristianto menyampaikan bahwa penguatan KKMD menjadi langkah strategis dalam menyatukan peran lintas sektor agar pengelolaan mangrove di Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Keberadaan KKMD sangat penting sebagai wadah koordinasi antarinstansi dan pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang kuat, program rehabilitasi mangrove tidak hanya berdampak pada pemulihan lingkungan, tetapi juga mendukung ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Program M4CR sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem pesisir dari ancaman degradasi lingkungan, perubahan iklim, serta pencemaran.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan kesepahaman bersama terkait rencana kegiatan KKMD ke depan, sekaligus memperkuat dukungan terhadap implementasi Program M4CR di wilayah Kalimantan Tengah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *